Ayat Alkitab Tentang Menerima – Penerimaan adalah konsep penting dalam Alkitab yang berkaitan dengan hubungan antara manusia dan Allah. Hal ini melibatkan tindakan hati manusia untuk menerima kehadiran, kehendak dan anugerah Allah.
Penerimaan pertama yang penting dalam Alkitab adalah penerimaan anugerah keselamatan Allah melalui iman dalam Yesus Kristus. Alkitab mengajarkan bahwa keselamatan tidak dapat diperoleh melalui usaha atau perbuatan manusia, tetapi melalui iman dan penerimaan terhadap Yesus Kristus.
Penerimaan keselamatan melalui iman adalah langkah pertama yang penting dalam hidup beriman. Selain itu juga mencakup kemauan untuk mengikuti dan mematuhi kehendak Allah dalam hidup. Ini melibatkan tunduk kepada Allah sesuai dengan ayat alkitab mengenai menerima.
Penerimaan kehendak Allah adalah tindakan taat yang menunjukkan kasih kepada-Nya. Alkitab juga mengajarkan pentingnya menerima dan mencintai sesama manusia. Ini termasuk mencintai saudara-saudara seiman dan juga mencintai musuh.
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Bersyukur
Arti Menerima dalam Kristen
Menerima dalam konteks Kristen mencerminkan sikap hati dan tindakan yang terbuka terhadap kasih dan kehendak Allah. Ini melibatkan penerimaan terhadap anugerah-Nya, firman-Nya, dan rencana-Nya dalam kehidupan setiap individu.
Pertama, menerima dalam iman Kristen mencakup penerimaan akan anugerah kasih karunia Allah. Keyakinan bahwa keselamatan datang melalui iman dalam Yesus Kristus adalah landasan dari penerimaan ini. Menerima anugerah kasih karunia berarti menyadari bahwa manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, melainkan menerima keselamatan sebagai karunia Allah yang diberikan secara cuma-cuma.
Kedua, menerima dalam konteks iman Kristen juga menunjukkan sikap terbuka terhadap firman Allah. Firman Tuhan, yang terungkap dalam Alkitab, adalah petunjuk hidup yang memberikan arah dan panduan moral. Menerima firman-Nya berarti mengakui otoritas-Nya dalam hidup dan bersedia untuk mentaati ajaran-Nya sebagai pedoman dalam mengambil keputusan.
Ketiga, menerima juga mencakup kesiapan untuk menerima rencana Tuhan dalam hidup. Ini mencerminkan sikap rendah hati dan kepercayaan bahwa Allah memiliki rencana yang baik bagi setiap individu. Meskipun tidak selalu mudah, menerima rencana Tuhan berarti memiliki keyakinan bahwa Allah tahu apa yang terbaik dan memiliki tujuan yang baik dalam setiap aspek kehidupan.
Terakhir, menerima dalam konteks Kristen mencakup sikap hati yang terbuka untuk menerima dan mengasihi sesama. Hal ini tercermin dalam kasih karunia, pengampunan, dan kerendahan hati yang diilhami oleh ajaran Kristus. Menerima sesama dengan cinta merupakan ekspresi konkret dari kasih Allah yang telah diterima, dan ini menciptakan komunitas yang penuh kasih.
Dengan demikian, arti menerima dalam konteks Kristen adalah sikap hati yang terbuka dan responsif terhadap anugerah kasih karunia Allah, firman-Nya, rencana-Nya, dan sesama manusia. Ini adalah ekspresi dari iman, kerendahan hati, dan cinta yang merupakan inti dari ajaran Kristus.
Ayat Alkitab Tentang Menerima

Penerimaan adalah konsep penting dalam Alkitab yang mengacu pada tindakan hati manusia untuk menerima kehendak, anugerah, dan kehadiran Allah. Ini melibatkan iman, ketaatan, dan kasih terhadap Allah dan sesama.
Berikut adalah beberapa ayat alkitab tentang menerima yang membahas arti penerimaan dalam berbagai konteks kehidupan.
Yohanes 4:14
tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”
Yohanes 16:7
Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Yohanes 16:24
Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.
Yakobus 1:5
Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit –, maka hal itu akan diberikan kepadanya.
Roma 8:32
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
Roma 5:5
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
Pengkhotbah 5:19
Tidak sering ia mengingat umurnya, karena Allah membiarkan dia sibuk dengan kesenangan hatinya.
Pengkhotbah 5:18
Setiap orang yang dikaruniai Allah kekayaan dan harta benda dan kuasa untuk menikmatinya, untuk menerima bahagiannya, dan untuk bersukacita dalam jerih payahnya – juga itu pun karunia Allah.
Pengkhotbah 3:12-13
Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka-suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka. Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.
Mazmur 143:6
Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela
Matius 7:7
”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Matius 5:6
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Matius 10:8
Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
Markus 11:24
Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.
Lukas 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”
Kisah Para Rasul 5:32
Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia.”
Keluaran 24:12
TUHAN berfirman kepada Musa: ”Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka.”
Efesus 1:18
Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus
2 Petrus 1:3
Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.
2 Korintus 9:8
Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.
2 Korintus 4:16
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
1 Yohanes 2:27
Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu – dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta – dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Baca juga:
Penerimaan dalam Alkitab mencakup berbagai aspek dalam hidup beriman, mulai dari menerima anugerah keselamatan melalui iman dalam Yesus Kristus hingga penerimaan kehendak Allah, kasih terhadap sesama dan karunia Roh Kudus sesuai ayat alkitab tentang menerima.
Ayat-ayat di atas mencerminkan pentingnya penerimaan dalam iman Kristen, baik dalam menerima anugerah keselamatan, kehendak Allah, sesama manusia dan karunia Roh Kudus. Penerimaan adalah tanggapan sungguh-sungguh terhadap kasih dan kehendak Allah yang terungkap dalam Kitab Suci.