Ayat Alkitab tentang Rendah Hati – Setiap orang tentu perlu memiliki sifat rendah hati. Yakni sebuah sifat terpuji yang akan mendatangkan banyak kebaikan. Sifat tersebut tidak akan membuat seseorang merasa iri hati dan meremehkan orang lain. Mereka juga terhindar dari sifat kesombongan yang tercela.
Tentu saja Tuhan akan menyukai jika umat-Nya memiliki sifat rendah hati. Terlebih saat Tuhan memberikan anugerah berupa kelebihan dan keunggulan dari orang lainnya. Sangat penting bagi Anda untuk tetap rendah hati kepada orang lain.
Begitu juga saat Tuhan melimpahkan harga kekayaan kepada manusia. Jangan sampai titipan tersebut membuat orang menjadi tinggi hati sehingga meremehkan dan menindas orang lain yang kekurangan harta. Hal ini tentu hanya akan mendatangkan dosa dan malapetaka.
Anda juga bisa memahami ayat Alkitab tentang rendah hati. Tentu dapat membantu menyadarkan diri agar bisa meneladani sifat tersebut. Tentu wajib menjadikannya contoh agar tetap menjadi orang yang rendah hati sehingga mendapatkan banyak kebaikan dalam hidup.
Baca juga: Renungan Kristen Tentang Kesabaran
Arti Rendah Hati dalam Kristen
Dalam konteks Kristen, arti rendah hati mencerminkan sikap dan perilaku yang didasarkan pada kesadaran akan ketergantungan sepenuhnya pada Tuhan dan pengakuan bahwa segala sesuatu yang dimiliki dan dicapai berasal dari-Nya. Rendah hati bukanlah kelemahan atau ketidakpercayaan pada diri sendiri, melainkan sebuah sikap yang mengakui kebesaran Tuhan dan menempatkan diri di bawah kewenangan dan kemurahan-Nya.
Pertama, arti rendah hati dalam Kristen melibatkan kesadaran akan dosa dan keterbatasan manusia. Rendah hati mengakui bahwa manusia, meskipun diciptakan oleh Tuhan, adalah makhluk yang rentan terhadap kesalahan dan kegagalan. Ini bukanlah devaluasi diri, melainkan pengakuan bahwa keberhasilan dan kemampuan berasal dari Tuhan dan bahwa manusia sangat membutuhkan anugerah-Nya.
Selanjutnya, arti rendah hati mencakup sikap tunduk dan patuh terhadap kehendak Tuhan. Rendah hati bukan hanya tentang menyadari keterbatasan diri, tetapi juga tentang ketaatan kepada Tuhan. Ini melibatkan ketidakmampuan untuk menyombongkan diri atau merasa lebih tinggi dari orang lain, karena penghargaan tertinggi adalah untuk Tuhan. Rendah hati menekankan penghormatan dan tunduk kepada kebijaksanaan dan kehendak-Nya.
Arti rendah hati dalam Kristen juga menekankan sikap pelayanan dan kepedulian terhadap sesama. Rendah hati mendorong individu untuk melayani dengan tulus dan tanpa pamrih, karena mereka mengakui bahwa segala sesuatu yang mereka miliki adalah anugerah dari Tuhan. Sikap ini membentuk karakter yang peduli terhadap kebutuhan orang lain, tanpa mengharapkan pengakuan atau pujian atas tindakan pelayanan mereka.
Terakhir, arti rendah hati mencakup sikap syukur yang kontinu terhadap Tuhan. Rendah hati tidak hanya terbatas pada saat-saat kesulitan, tetapi juga merupakan sikap hati yang bersyukur ketika mengalami kesuksesan dan berkat. Mengakui bahwa segala sesuatu yang baik berasal dari Tuhan, rendah hati mengajarkan untuk senantiasa hidup dalam penghargaan dan syukur.
Ayat Alkitab Tentang Kerendahan Hati

Rendah hati adalah sikap menyadari keterbatasan kemampuan diri, sehingga tidak akan menyebabkan seseorang angkuh dan sombong. Seseorang juga sudah menyadari bahwa mereka memiliki ketidakmampuan dalam melakukan sesuatu.
Di bawah ini adalah ayat Alkitab tentang rendah hati:
1. Yakobus 4:6
Ayat 6 : “Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”
Ayat pertama ini meneguhkan pandangan Allah terhadap orang yang sombong dan rendah hati. Karena kasih karunia Allah yang begitu besar, tidak sepantasnya manusia menjadi sombong. Semua yang baik termasuk kemampuan yang kita miliki adalah karena Allah memberikannya. Oleh sebab itu Allah menentang orang sombong dan mengasihani mereka yang rendah hati.
2. Mazmur 19:13
Ayat 13 : “Lindungilah hamba-Mu, juga terhadap orang yang kurang ajar; janganlah mereka menguasai aku! Maka aku menjadi tak bercela dan bebas dari pelanggaran besar.”
Hamba Allah, Daud pernah memohon kepada Allah untuk menjauhkan dirinya dari perbuatan yang kurang ajar. Apa artinya bertindak kurang ajar ini? Ini memaksudkan segala sesuatu yang tidak boleh dilakukan, kemungkinan karena tidak sabar dan sombong. Karena kita tidak sempurna, hamba Allah yang setia pun bisa bertindak lancang.
3. Amsal 13:10
Ayat 10 : “Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat.”
Jika kita bertindak sombong, ini menunjukkan kalau kita tidak menghormati Allah sebagai penguasa kita. Malahan segala sesuatu yang kita lakukan dengan tinggi hati hasilnya buruk bahkan pertengkaran dengan orang lain, agar tidak demikian kita perlu mendengarkan nasihat dari Alkitab sebagai hikmat yang unggul.
4. Lukas 14:8-9
Ayat 8 dan 9 : “Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu, supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah.”
Ayat Alkitab akurat dan dapat dipercaya, kata-katanya merupakan pembimbing yang bisa diandalkan. Misalnya dalam hal kesombongan, Firman TUHAN memperingatkan akibatnya. Dalam ayat ini kalau orang lain tahu kita bertindak sombong, nanti kita bisa malu bahkan diejek orang. Oleh sebab itulah Allah ingin kita agar rendah hati.
5. Filipi 2:3
Ayat 3 : “dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;”
Orang kristen yang rendah hati tidak akan membiarkan sikap sombong berkembang dalam diri mereka, orang yang rendah hati akan menganggap orang lain lebih tinggi dibandingkan dengan dirinya sendiri. Dia menyadari bahwa kemampuannya itu terbatas, ia mau mengakui kesalahannya dan mendengarkan pendapat orang lain serta belajar dari mereka.
6. Ibrani 6:10
Ayat 10 : “Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai sekarang.”
Allah tidak pernah meminta lebih dari hamba hambaNya selain apa yang sanggup untuk kita berikan. Sebaliknya Allah senang dengan apapun yang bisa kita lakukan untukNya. Termasuk berupaya untuk berlaku rendah hati kepada semua orang sebagai orang orang yang Allah perkenan.
7. Roma 12:10
Ayat 10 : “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.”
Orang yang rendah hati akan menghargai orang lain dan dengan senang hati membantu mereka, Dia menyadari bahwa Allah tidak hanya menggunakan dirinya untuk mengasihi orang lain tetapi orang lain juga. Demikianlah Allah memerintahkan untuk saling mendahului dalam memberikan hormat.
8. Mikha 6:8
Ayat 8 : “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu : selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”
Allah ingin umatNya memiliki sikap yang bersahaja dan rendah hati dalam berbagai situasi. Misalnya, ia akan rendah hati mencari bimbingan dan bantuan dari Allah serta tidak berpegang pada pengertiannya sendiri. Ia juga akan memikirkan dengan sungguh sungguh pandangan Allah terhadap suatu hal. Karena orang yang rendah hati sadar, manusia tidak bisa melangkah sendiri.
9. Roma 12:3
Ayat 3 : “Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing.”
Orang yang sombong adalah mereka yang menganggap diri mereka hebat dan lebih tinggi dari orang lainnya, tapi sebaliknya orang yang rendah hati akan mementingkan kepentingan orang lain. Dengan berlaku rendah hati, kita akan memiliki iman sebagai karunia yang Allah berikan untuk kita masing masing.
10. Wahyu 4:11
Ayat 11 : “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”
Orang yang rendah hati akan menyadari bahwa hanya Allah lah yang layak menerima semua pujian dan kuasa. Sebab oleh karena Dia, semua ada dan diciptakan. Apabila kita rendah hati, kita bisa yakin bahwa apapun yang kita lakukan untuk Allah akan membuat kita bersukacota dan bahagia.
Baca juga: Kata-kata Bijak Kristen Tentang Kesabaran
11. Zakharia 9:9
“Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.”
12. Yohanes 3:30
“Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”
13. Yohanes 13:14
“Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu”
14. Yesaya 45:9
“Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya; dia tidak lain dari beling periuk saja! Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya: ”Apakah yang kaubuat?” atau yang telah dibuatnya: ”Engkau tidak punya tangan!”
14. Yakobus 4:10
“Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.”
16. Yakobus 3:13
“Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan.”
17. Yakobus 1:9-10
“Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi, dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.”
18. Roma 14:11
“Karena ada tertulis: ”Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah.”
19. Mazmur 95:6
“Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.”
20. Mazmur 8:4
“Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan”
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Kesabaran
21. Mazmur 25:8-9
“TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.”
Dari ayat ini diberikan penjelasan tentang kebenaran Tuhan yang sangat baik kepada semua manusia, bahkan Tuhan akan menunjukkan jalan bagi manusia yang merasa sesat, orang rendah hati menjadi orang yang akan mendapatkan kebaikan dari Tuhan, tidak seperti orang yang merasa tinggi diri.
Betapa baiknya Tuhan, meski kepada manusia yang sesat pun jalannya Tuhan akan tetap menunjukkan jalan bagi mereka, kebaikan Tuhan menjadi hal yang tentunya tidak perlu diragukan lagi.
22. Mazmur 149:4
“Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.”
23. Mazmur 115:1
“Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!”
24. Matius 6:9-10
“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.”
25. Matius 6:2
“Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.”
26. Matius 6:16
”Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.”
27. Matius 20:26-27
“Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu.”
28. Matius 11:29-30
“Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.”
29. Markus 9:35
“Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: ”Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.”
30. Markus 10:45
“Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Kemurahan Hati Tuhan
31. Lukas 9:48
“dan berkata kepada mereka: ”Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.”
32. Kolose 3:18-19
“Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.”
33. Kolose 3:12
“Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.”
34. Galatia 5:13
“Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.”
35. Filipi 4:20
“Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin.”
36. Efesus 4:2
“Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”
37. Efesus 3:20-21
“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.”
38. Daniel 4:37
“Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak.”
39. Amsal 29:23
“Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian.”
40. Amsal 22:4
“Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.”
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Pengendalian Diri
41. Amsal 18:12
“Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.”
Ayat ini memberikan penjelasan sekaligus juga menjadi pengingat bagi semua orang untuk tidak memiliki rasa tinggi hati, karena hal tersebut nantinya hanya akan bisa mendatangkan kehancuran tanpa terkecuali.
Namun jika seseorang memiliki sikap rendah hati nantinya akan memiliki sebuah kehormatan, dan juga memang sikap tersebut menjadi bagian yang Allah sukai, maka jangan pernah bosan untuk lakukan hal tersebut.
42. Amsal 15:33
“Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.”
43. Amsal 11:2
“Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.”
44. 2 Tawarikh 7:14
“dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”
45. 1 Samuel 2:7
“TUHAN membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.”
46. 1 Petrus 5: 5-6
“Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati (5). Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya (6).”
Diberikan penjelasan kepada semua manusia bahawa memang manusia yang memiliki kerendahan hatilah yang akan sangat dikasihi oleh Tuhan, sebab dengan demikian orang tersebut akan menjadi pribadi yang mudah sekali diberikan pembelajaran bahkan juga masukan, tidak memandang bulu terhadap orang lain.
Bahkan sebaliknya, celakalah orang-orang yang memiliki rasa congkak, merasa dirinya selalu benar, dan bahkan tidak mau menerima pembelajaran atau koreksian, orang tersebut tidak akan dapatkan kasih Tuhan.
Karena Pada dasarnya rendah hati tersebut bisa mendatangkan hal baik dalam kehidupan setiap manusia. Tuhan mengajarkan jalan-Nya kepada semua orang yang rendah hati, sebab orang seperti itulah yang bisa diajar, dikoreksi dan juga kemudian bisa diluruskan jalannya. Tidak bagi orang-orang yang hanya menganggap jika dirinyalah yang menjadi pribadi paling benar diantara yang lainnya.
47. 1 Petrus 3:8
“Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati”
48. 1 Petrus 3:3-4
“Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.”
49. 1 Korintus 1:28-29
“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusia pun yang memegahkan diri di hadapan Allah.”
50. Lukas 14:11
“Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”
Dijelaskan pada ayat ini kepada semua manusia bahwa memang rendah hati menjadi sikap yang seharusnya bisa dimiliki oleh semua orang, rendah hati tidak mengindikasikan orang tersebut sebagai orang yang rendah, tetapi sebaliknya. Orang yang rendah hati pada dasarnya adalah orang yang tinggi karena ia mampu memiliki sikap baik yang seharusnya dimiliki oleh semua orang yang takut akan Tuhan.
51. Lukas 18:17
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.”
Ayat ini memberikan penjelasan kepada semua orang tentu saja sudah mengetahui jika memang salah satu karakteristik menonjol dari seorang anak kecil itu ialah bisa menjadi pribadi yang muda sekali untuk belajar. Demikian juga orang yang bersikap rendah hati dan jangan pernah juga menyombongkan diri meski hanya satu kali.
Itu menjadi hal yang sudah sepantasnya dilakukan oleh manusia, menyombongkan diri hanya akan memberikan hal buruk kepada diri yang melakukannya, untuk itulah milikilah sikap mau belajar seperti orang yang memiliki sikap rendah diri, dengan begitu akan banyak kebaikan yang datang menghampiri bukan yang lainnya.
52. Matius 11:25-26
“11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 11:26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.”
Dari ayat ini didapatkan penjelasan bahwa bersyukurlah kepada Tuhan tentang apa yang telah dilakukan-Nya bagi kehidupan manusia, Tuhan akan menyatakan segala macam hal kepada orang yang memang telah dikehendaki oleh-Nya.
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Introspeksi Diri
Rendah hati bukan berarti seseorang merasa bahwa dirinya tidak berguna bagi orang lain. Akan tetapi, hal ini dapat ditunjukkan saat ingin mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri. Tentu saja sifat tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan.
Terlebih apabila ingin berbaur dengan masyarakat sekitar, jangan sampai Anda menjadi pribadi yang sombong dan tinggi hati sehingga akan cenderung dijauhi dan dibenci oleh orang-orang. Tetap menjadi pribadi yang baik dan rendah hati kepada sesama.