Ayat Alkitab tentang Rentenir – Saat seseorang memberikan pinjaman kepada orang lain, maka hal ini sebenarnya termasuk sebagai perilaku yang terpuji karena sama saja dengan menolong orang. Akan tetapi, jika Anda mematok bunga tinggi atas pinjaman tersebut tentu saja termasuk perilaku tercela.
Oleh sebab itu, penting untuk tidak memberikan bunga tinggi kepada orang yang melakukan pinjaman. Terlebih Tuhan menyuruh umat-Nya untuk saling tolong menolong kepada sesama. Salah satu bentuknya yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan pinjaman tanpa bunga.
Meminjam uang sendiri bukan termasuk perilaku yang mendatangkan dosa. Terlebih jika seseorang berada dalam ekonomi yang sulit sehingga memerlukan pinjaman. Hal ini tetap boleh dilakukan asalkan mereka memiliki komitmen untuk membayarnya kembali sampai lunas.
Berbeda saat seseorang memberikan pinjaman dengan bunga tinggi. Tentu saja hal ini sama seperti seorang rentenir yang kejam. Padahal, ada banyak ayat Alkitab tentang rentenir. Seorang rentenir tentu hanya akan menyiksa dan membuat sengsara orang lain.
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Orang Miskin dan Kaya
Arti Rentenir dalam Kristen
Secara umum, renternir dapat diartikan sebagai seseorang atau sesuatu yang tidak memiliki kedalaman rohaniah atau kehidupan spiritual yang substansial. Dalam perspektif Kristen, ini mungkin merujuk pada seseorang yang hanya menunjukkan kepercayaan yang dangkal atau perilaku agama tanpa adanya transformasi batiniah yang mendalam. Renternir dalam konteks ini bisa mencakup ketidakkonsistenan dalam praktik keagamaan atau ketidakseriusan dalam pertumbuhan rohaniah.
Dalam sudut pandang Kristen, renternir dapat pula merujuk pada seseorang yang menjalani kehidupan tanpa prinsip-prinsip moral atau etika Kristen. Orang yang renternir mungkin terlibat dalam perilaku atau keputusan hidup yang bertentangan dengan ajaran moral yang diterapkan dalam iman Kristen. Oleh karena itu, renternir bisa menjadi peringatan untuk mengingatkan bahwa sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai etika dan moral yang diajarkan oleh ajaran Kristen.
Namun, kita juga perlu hati-hati dalam menilai orang sebagai renternir, karena hanya Tuhan yang tahu sepenuhnya tentang hati dan keadaan spiritual seseorang. Mungkin ada orang yang terlihat renternir tetapi sedang menjalani perjalanan rohaniah yang dalam. Dalam menghadapi konsep renternir, penting bagi komunitas Kristen untuk tetap terbuka, memberikan dukungan, dan memberikan teladan kasih Kristus untuk membantu orang-orang mencapai pertumbuhan rohaniah yang lebih dalam.
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Uang dalam Kristen
Daftar Ayat Alkitab Tentang Rentenir

Rentenir adalah orang yang memberikan pinjaman secara tidak resmi dengan bunga tinggi. Tentu saja hal ini termasuk perbuatan dosa sehingga sangat penting untuk dihindari. Terlebih aktivitas ini hanya akan menyebabkan kerugian dan kesengsaraan bagi orang lain.
Berikut adalah kumpulan ayat Alkitab tentang rentenir:
1. Amsal 28:8
“Orang yang memperbanyak hartanya dengan riba dan bunga uang, mengumpulkan itu untuk orang-orang yang mempunyai belas kasihan kepada orang-orang lemah.”
Seringkali seorang manusia memiliki tujuan untuk mengumpulkan harta kekayaan dengan melakukan berbagai cara, salah satunya mereka dapat memperbanyak harta dengan mengambil riba dan bunga uang dari pinjaman yang diberikan pada orang lain yang miskin atau lebih lemah. Orang-orang itu mengumpulkan harta kekayaan tanpa ada belas kasihan kepada orang lemah.
2. Ulangan 23:19-20
“Janganlah engkau membungakan kepada saudaramu, baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat dibungakan. Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya.”
Ayat Alkitab ini mengingatkan kita untuk membantu saudaramu tanpa engkau memberikan bunga kepada saudaramu dalam bentuk apapun baik uang maupun makanan, atau hal apapun yang dapat dibungakan.
Namun ayat ini juga menjelaskan boleh memungut bunga dari orang asing bukanlah kepada saudaramu. Hal ini dilakukan agar Tuhan Allahmu memberikan berkat kepada engkau dalam berbagai usahamu.
3. Yehezkiel 18:8-9
“Tidak memungut bunga uang atau mengambil riba, menjauhkan diri dari kecurangan, melakukan hukum yang benar di antara manusia dengan manusia, hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap mengikuti peraturan-Ku dengan berlaku setia ialah orang benar, dan ia pasti hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”
Ayat Alkitab ini menjelaskan bahwa hukum pembungaan uang, dimana dijelaskan bahwa orang yang benar ialah orang yang tidak melakukan pemungutan bunga. Allah telah memberikan kehidupan bagi setiap orang benar yang tidak melakukan hal tersebut sebagai penggenapan janji keselamatan.
Sebab keselamatan hanya akan diberikan Tuhan kepada setiap orang yang berlaku benar, salah satunya tidak menjadi rentenir.
4. Yehezkiel 18:13
“Memungut bunga uang dan mengambil riba, orang yang demikian tidak akan hidup. Segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri.”
Menjadi rentenir yang melakukan pemungutan bunga uang saat memberikan pinjaman uang kepada orang lain dan mengambil riba merupakan salah satu bentuk tindakan yang keji untuk dilakukan.
Orang yang melakukan demikian merupakan orang yang tidak akan hidup, ia akan merasakan akibat dari perbuatan kejinya itu sendiri.
5. Yehezkiel 22:12
“Padamu orang menerima suap untuk mencurahkan darah, engkau memungut bunga uang atau mengambil riba dan merugikan sesamamu dengan pemerasan, tetapi Aku kau lupakan, demikianlah firman Tuhan ALLAH.”
Tuhan Allah berfirman dalam Alkitab Ia mengatakan bahwa orang-orang yang telah menerima suap untuk mencurahkan darah, mereka yang memungut bunga dari uang pinjaman yang mereka berikan kepada orang yang mengalami kesulitan dan itu telah merugikan sesama dengan melakukan pemerasan bukan bentuk pertolongan dan melakukan itu berarti mereka melupakan Tuhan.
6. Keluaran 22:25
“Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang dari umat-Ku, orang yang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai seorang penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga uang kepadanya.”
Saat ada seorang manusia, salah satu umatNya yang membutuhkan pertolongan dalam bentuk bantuan uang.
Maka bantulah meminjamkan uang sejumlah kebutuhannya dan janganlah berlaku seperti seorang penagih hutang terhadapnya, jangan bebankan bunga uang kepadanya. Sehingga, kita bisa diberikan kemudahan dalam segala urusan.
7. Nehemia 5:7 dan 9
“Setelah berpikir masak-masak, aku menggugat para pemuka dan para penguasa. Kataku kepada mereka: “Masing-masing kamu telah makan riba dari saudara-saudaramu!” Lalu kuadakan terhadap mereka suatu sidang jemaah yang besar. … Kataku: “Tidaklah patut apa yang kamu lakukan itu! Bukankah kamu harus berlaku dengan takut akan Allah kita untuk menghindarkan diri dari cercaan bangsa-bangsa lain, musuh-musuh kita?”
Ayat Alkitab ini menjelaskan bahwa seluruh para pemuka serta penguasa yang melakukan riba dalam memberikan pertolongan peminjaman dapat digugat dalam sebuah siding Jemaah yang sangat besar. Kegiatan riba yang dilakukan ini merupakan hal yang tidak patut untuk dilakukan.
8. Mazmur 15:5
“Yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.”
Sesungguhnya mengambil uang riba atau menjadi rentenir bukanlah hal yang disukai oleh Tuhan. Siapa saja orang yang tidak meminjamkan uang kepada orang lain tanpa riba dan tidak menerima suap dan melawan orang yang tidak bersalah maka ia yang melakukan hal tersebut tidak akan pernah goyah selamanya.
9. Imamat 25:36-37
“Janganlah engkau mengambil bunga uang atau riba dari padanya, melainkan engkau harus takut akan Allahmu, supaya saudaramu dapat hidup di antaramu. Janganlah engkau memberi uangmu kepadanya dengan meminta bunga, juga makananmu janganlah kau berikan dengan meminta riba.”
Ayat Alkitab ini menjelaskan bahwa Tuhan sangat melarang untuk mengambil bunga uang atau mengambil riba pada orang lain.
Ketentuan ini harus ditaati dengan rasa takut kepada Allah, hal ini untuk membantu saudara kita untuk dapat hidup dengan baik. Jangan membantu saudaramu dengan memberi uang dan bunga, memberi makanan dengan meminta riba.
10. Yehezkiel 18:17
“Menjauhkan diri dari kecurangan, tidak mengambil bunga uang atau riba, melakukan peraturan-Ku dan hidup menurut ketetapan-Ku orang yang demikian tidak akan mati karena kesalahan ayahnya, ia pasti hidup.”
Seseorang yang bijak haruslah menjauhkan diri dari segala perbuatan curang untuk hal apapun, tidak mengambil bunga uang atau menikmati riba, melakukan segala peraturan Tuhan dan melaksanakan segala ketentuan Nya.
Maka orang yang demikian tidak akan mati karena kesalahan ayahnya, seseorang itu pasti hidup.
Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Hutang
Perilaku memberikan pinjaman dengan bunga tinggi tentu tidak diperbolehkan. Tuhan bahkan memberikan peringatan kepada para umat-Nya agar tidak menjadi budak hutang. Oleh sebab itu, pastikan Anda menghindari hutang kepada seorang rentenir.
Apabila memang memerlukan uang untuk kebutuhan mendesak, maka masih bisa diperoleh dengan cara lainnya yang halal. Seperti dengan mengambil kerja tambahan, berjualan, dan sebagainya. Perhatikan ayat Alkitab tentang rentenir agar bisa menjauhinya.