8 Lambang Roh Kudus yang Sering Digunakan Dalam Kitab Suci dan Seni

Batiknews.com – Ketika Tuhan Yesus naik ke surga, Dia menjanjikan penolong yang akan membantu umat-Nya ketika sedang menghadapi pergumulan dan memberikan tuntunan. Ada sekitar 8 lambang Roh Kudus yang masih dipakai hingga sekarang.

Perlambang ini memang diambil dari sekitar kita, bukan hanya untuk memperlihatkan bawah Roh Kudus itu ada, tetapi juga mengajarkan bahwa Roh Kudus dekat dan ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Roh dari yang Maha Tinggi ini bukanlah sesuatu yang tidak bisa dijangkau melainkan melekat dan tinggal di dalam kita.

Setiap lambang digunakan dalam acara yang berbeda, hal ini menjelaskan bahwa Roh Tuhan selalu ada dalam setiap situasi dan bisa berbentuk apa saja. Roh ini memimpin kita untuk bisa mengenal Tuhan dengan lebih baik dan menjadi serupa dengan Dia dalam karya penebusan-Nya.

8 Lambang Roh Kudus dan Maknanya

Karena berbentuk roh, maka mustahil rasanya jika kita mampu melihat bentuk Roh Kudus itu secara kasat mata. Maka dari itu, untuk memperlihatkan kehadirannya, Roh Kudus sering menggunakan perlambang yang ada di sekitar kita. Berikut Batiknews.com jelaskan mengenai 8 lambang roh kudus beserta maknanya:

1. Air

Lambang yang sering digunakan sebagai bentuk kehadiran Roh Kudus adalah air. Hal ini juga dikaitkan makna air sebagai lambang penyucian dan juga kehidupan. Ketika dibaptis, seseorang akan diperciki air, dalam beberapa gereja juga menggunakan baptis selam, yang dimaknai sebagai pembasuhan dosa dan kelahiran kembali.

Seperti juga ketika bayi yang ada di kandungan akan keluar, maka air ketuban akan pecah. Air juga dapat menyuburkan tanah yang kering, memberikan kesejukan dan juga memberikan kelegaan pada mereka yang dahaga, hal yang sama yang menjadi sifat dari Roh Kudus.

Ungkapan mengenai Roh Kudus yang dilambangkan dengan air juga terdapat di dalam kitab Yohanes 7 : 38 – 39 yang berbunyi, “Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci. Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan”.

2. Minyak

Pada zaman dahulu, minyak banyak digunakan sebagai tanda pengurapan dan juga pentahbisan. Mereka yang sudah diurapi dengan minyak mendapatkan pemulihan dalam hidup dan mereka layak untuk melayani pekerjaan Tuhan.

Maka dari itu, minyak urapan sering juga dijadikan perlambang Roh Kudus, karena Roh Kudus juga membantu umat-Nya untuk bisa kudus seperti Tuhan yang adalah kudus. Tanpa bimbingan Roh Kudus, mustahil seseorang bisa menjadi serupa dengan Kristus.

Kita juga dapat membaca ayat tentang perlambang Roh Kudus ini dalam Yesaya 61 : 1 yang berbunyi, “Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat  orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara”.

3. Api

Sedangkan api merupakan lambang pemurnian. Seperti yang kita ketahui, saat emas dimurnikan, ia akan dibakar di atas api yang sangat panas. Sifat Roh Kudus juga sama seperti itu. Ia datang untuk memurnikan hati kita agar Tuhan dapat bertahta di dalamnya.

Seperti yang tertuang di dalam Maleakhi 3 : 2 – 3 yang berbunyi “Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar  kepada TUHAN”.

4. Awan

Ketika Nabi Musa berada di atas Gunung Sinai dan bertemu dengan Tuhan, dikatakan bahwa gunung itu ditutupi oleh awan kemuliaan. Begitu juga ketika Bangsa Israel dibimbing keluar dari tanah Mesir, mereka juga dipimpin oleh Tiang Awan pada siang hari dan Tiang Api pada malam hari.

Hal ini membuat awan juga merupakan perlambang kehadiran Roh Kudus, seperti yang dapat kita baca dalam Keluaran 12 : 21 yang berbunyi “TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam”.

5. Meterai

Meterai merupakan lambang pengesahan, sama seperti ketika seseorang mengakui Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, mereka akan penuh dengan Roh Kudus yang memeteraikan mereka sebagai anak Allah.

Seperti ada tertulis di dalam Yohanes 6 : 27 – 29, “Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya”.

6. Angin

Roh Kudus juga sering dilambangkan dengan angin karena kehadirannya yang menyejukkan. Angin juga memiliki sifat yang sama seperti Roh, yaitu tidak terlihat namun dapat dirasakan keberadaannya. Angin juga memiliki kebebasan, kuat dan menghidupkan.

Ayat yang memuat tentang angin sebagai perlambang Roh Kudus ada banyak sekali, beberapa di antaranya adalah Yohanes 3 : 8, Kisah Para Rasul 2 : 2 dan juga Yehezkiel 37 : 9.

7. Jari

Sepuluh perintah Tuhan yang ditulis di atas dua loh batu, yang diterima oleh Nabi Musa, ditulis oleh Allah dengan menggunakan jari. Inilah perlambang Roh Kudus yang lainnya. Hal ini bisa dibaca di dalam Keluaran 31 : 18, “Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai,  kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.”

Jari yang menulis ini juga dikisahkan ketika Raja Belsyazar mengadakan perjamuan pesta yang mendukakan hati Tuhan. Hal ini tertuang dalam kitab Daniel 5 : 5, “Pada waktu itu juga tampaklah jari-jari tangan manusia menulis pada kapur dinding istana raja, di depan kaki dian, dan raja melihat punggung tangan yang sedang menulis itu”.

8. Merpati

Keberadaan Roh Kudus yang dilambangkan burung merpati terjadi beberapa kali di dalam Alkitab. Salah satunya adalah saat Nabi Nuh selamat dari air bah, burung merpati datang membawa daun zaitun segar yang menandakan air bah sudah surut. Hal ini bisa dibaca di dalam Kejadian 8 : 8 – 12.

Kemudian ayat lainnya adalah di dalam Matius 3 : 16 yang mengisahkan, Roh Kudus serupa burung merpati berada di atas kepala Yesus tepat setelah Dia selesai dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Dan bentuk merpati ini adalah yang paling dikenal sebagai lambang Roh Kudus.


8 lambang Roh Kudus memperlihatkan bahwa karya Roh Kudus itu nyata adanya. Kecintaan Tuhan kepada umat-Nya, membuatnya mengaruniakan Roh Kudus dan mendeskripsikannya ke dalam benda yang dekat, sehingga umat bisa memahami kehadiran tersebut.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah orang yang sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan agama terutama Alkitab, renungan, doa, dan lagu rohani.