39 Ayat Alkitab Tentang Persembahan Kasih Dalam Kristen

Ayat Alkitab tentang Persembahan Kasih – Banyak orang yang masih belum memahami tentang arti persembahan. Padahal, hal ini sudah diajarkan di dalam Alkitab bagi umat Kristiani. Persembahan adalah sesuatu yang dilakukan untuk Tuhan berdasarkan kasih sayang. Tentu sangat penting untuk memahami maknanya lebih lanjut.

Persembahan juga dapat Anda lakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan. Tentu saja bisa memberikan kasih sayang kepada Tuhan atas seluruh nikmat dan karunia yang sudah manusia terima. Itulah mengapa sangat penting untuk selalu bersyukur kepada Tuhan.

Anda bisa mempelajarinya lebih lanjut pada ayat Alkitab mengenai persembahan kasih. Ada banyak ayat yang akan menunjukkan tentang persembahan kasih di dalam agama Kristen. Tentu akan lebih mudah untuk memahaminya sehingga bisa menerapkannya langsung.

Persembahan kasih juga perlu diajarkan kepada anak-anak agar mereka tahu bagaimana cara berterima kasih kepada Tuhan sejak kecil. Tentu bisa menjadi sebuah kebiasaan tersendiri yang bisa diterapkan sampai usia dewasa nantinya.

Baca juga: Doa Persembahan Kristen

Arti Persembahan dalam Kristen

Persembahan kasih dalam konteks Kristen merujuk pada tindakan memberikan atau memberi dengan penuh kasih kepada Tuhan dan sesama. Arti dari persembahan kasih dalam Kristen melibatkan pemahaman bahwa memberikan dengan kasih adalah suatu bentuk tanggapan terhadap kasih Tuhan yang telah diterima dan merupakan wujud konkret dari iman Kristiani.

Pertama, arti persembahan kasih mencakup konsep memberikan dengan tulus dan penuh kasih kepada Tuhan. Ini bukan sekadar tindakan memberi materi atau waktu, tetapi juga melibatkan sikap hati yang tulus dan niat yang baik. Arti ini menekankan bahwa persembahan kasih kepada Tuhan melibatkan pengorbanan dan tindakan sukarela yang didasari oleh kasih yang mendalam.

Selanjutnya, persembahan kasih dalam pandangan Kristen melibatkan arti sebagai bentuk pelayanan dan pengabdian kepada sesama. Memberikan kasih kepada sesama menciptakan kesempatan untuk berbagi keberkahan yang diterima dari Tuhan dengan orang lain. Arti ini menyoroti bahwa persembahan kasih menciptakan ikatan yang erat dalam komunitas Kristen dan berperan sebagai wujud konkret dari ajaran Kristus untuk mengasihi sesama.

Persembahan kasih juga memiliki arti sebagai tindakan kepedulian terhadap kebutuhan orang lain, baik secara materi maupun emosional. Arti ini menekankan bahwa memberikan dengan kasih adalah cara praktis untuk merespons dan merangkul kebutuhan saudara-saudara seiman dan sesama manusia. Ini menciptakan iklim saling berbagi dan dukungan dalam komunitas Kristen.

Terakhir, arti persembahan kasih mencakup pemahaman bahwa ini adalah bagian dari ketaatan dan pengabdian dalam hidup Kristiani. Memberikan dengan kasih merupakan respons terhadap kasih Tuhan yang telah diterima dan menciptakan siklus berkat yang berkelanjutan. Arti ini menyoroti bahwa persembahan kasih adalah bagian integral dari cara hidup Kristen yang bertujuan untuk mencerminkan karakter dan kasih Kristus kepada dunia.

Ayat Alkitab tentang Persembahan

ilustrasi alkitab yang membahas persembahan kasih
ilustrasi alkitab yang membahas persembahan kasih

Persembahan kasih adalah bentuk kasih sayang manusia kepada Tuhan dengan cara mengucap syukur kepada Allah. Tentu saja hal ini ditujukan sebagai rasa terima kasih atas setiap nikmat yang sudah Tuhan berikan. Tidak heran jika penting untuk menyampaikan kasih sayang tersebut.

Berikut adalah ayat Alkitab tentang persembahan kasih:

1. Hosea 6:6

Ayat 6 : “Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.”

Dari ayat ini kita diberitahu bahwa Allah lebih menyukai orang orang yang mengenal Dia dan berusaha untuk menyenangkan Dia daripada persembahan apapun itu. Jadi, persembahan dalam hal tingkah laku yang didasarkan akan kasih setia kepada TUHAN lebih unggul dan berharga.

2. Kolose 2:13,14

Ayat 13 dan 14 : “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:”

Melalui korban tebusan Yesus Kristus, Hukum tertulis telah dihapus dan digantikan oleh hukum kasih Allah, sekarang kita tidak perlu melakukan korban persembahan bakaran untuk Allah sebagai sarana pengampunan dosa. Kita sangat bersyukur akan hal itu. Oleh sebab itu, persembahan yang bisa kita berikan untuk Allah adalah segenap hati, pikiran dan tingkah laku yang baik untuk Allah.

3. 2 Korintus 9:7

Ayat 7 : “Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

Allah melihat hati, Ia melihat motif kita ketika kita melakukan persembahan kepadaNya. Sesuai dengan ayat di surat Korintus ini yang menasehati kita untuk memberikan segala sesuatu dengan kerelaan hati dan sukacita bukannya sedih atau karena paksaan.

4. Matius 5:24

Ayat 24 : “tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.”

Persembahan yang kita berikan kepada Allah adalah merupakan bagian dari dinas suci kita, prinsip yang harus ditaati oleh semua orang kristen adalah berdamai. Ayat Alkitab ini menandaskan pentingnya berdamai dulu dengan saudara yang lain sebelum memberikan persembahan kepada Allah. Jika kita sudah berdamai, barulah dapat dikatakan hati kita bersih untuk datang kepada Allah.

5. Ibrani 11:4

Ayat 4 : “Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya n  itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.”

Allah berkenan akan persembahan yang Habel berikan. Bukan hanya karena pemberian Habel adalah yang terbaik, tapi karena Habel memiliki iman kepada Allah. Allah mendapati Habel dengan ketulusan hati dan motif yang benar. Bahkan ketika Habel sudah mati, imannya lah yang berbicara dan bisa menjadi contoh yang bagus untuk kita.

Baca juga: Doa Pembuka Ibadah Kristen

6. 1 Yohanes 3:11-12

Ayat 11 dan 12 : “Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi; bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.”

Berbeda dengan adiknya, Habel. Kain tidak mengasihi saudaranya dan mengembangkan sikap iri, ia melihat bahwa korban Habel lebih diberkati oleh Allah. Mengapa Allah tidak memperkenan persembahan kain? Karena kain tidak beriman akan Allah. Beberapa kali Allah menegur kain dan mengoreksinya, tapi Kain sama sekali tidak mau mendengar hingga ia membunuh adiknya sendiri.

7. Lukas 21:1-2

Ayat 1 dan 2 : “Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu.”

Ketika Yesus sedang berada di Bait, Ia melihat ada orang orang kaya yang memberikan persembahan ke dalam peti, disisi lain Dia juga melihat seorang janda yang hanya memasukkan dua peser kedalam peti yang sama. Rupanya ia adalah seorang janda miskin yang hanya memiliki dua peser itu saja, menurut Anda persembahan mana yang lebih besar bagi Allah?

8. Lukas 21:3-4

Ayat 3 dan 4 : “Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

Yesus berkata dalam ayat ini bahwa pemberian sang janda jauh lebih besar dibandingkan dengan persembahan orang orang kaya. Mungkin dalam pandangan manusia tidak masuk akal, jelas jelas pemberian si orang kayalah yang lebih banyak. Tapi, yang perlu Anda ketahui yang Yesus maksudkan adalah cara mereka memberikan persembahan bukan pada jumlah nominal pemberiannya.

Orang kaya memberikan sebagian hartanya untuk Tuhan tapi, Yesus mengatakan pemberian janda miskin lebih besar karena dia telah memberikan semuanya yang dia miliki untuk TUHAN. Ia memiliki ketulusan hati yang besar sebagai pemberian yang berharga di mata Allah.

9. Lukas 17:17-18

Ayat 17 dan 18 : “Lalu Yesus berkata: “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?”

Ketika Yesus melakukan mukjizat penyembuhan kepada sepuluh orang, hanya satu orang yang kembali dan mengucapkan terima kasih kepada Yesus. Lalu kemana yang kesembilan orang lainnya? Ini menunjukkan bahwa banyak orang lupa diri dan tidak tahu berterima kasih.

Hanya sedikit orang yang tahu caranya bersyukur. Kita mau seperti satu orang itu, yang tahu berterima kasih. Kita bisa beriman dan memberikan persembahan yang baik berupa tingkah laku yang diperkenan oleh Allah.

10. 1 Yohanes 4:19

Ayat 19 : “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.”

Kita mengasihi Allah karena dari awal Dialah yang pertama tama mengasihi kita. Dia memberikan segala sesuatu untuk manusia, bahkan korban tebusan supaya setiap orang bisa diselamatkan dan hidup selamanya lamanya. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya lah kita semua sebagai orang kristen menunjukkan rasa syukur dengan persembahan kasih yang tulus dari hati.

Baca juga: Doa Penutup Ibadah Kristen

11. 2 Korintus 8:12

“Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu.”

12. 2 Korintus 8:2

“Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.”

13. Roma 12:1

“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.”

14. Mazmur 119:108

“Kiranya persembahan sukarela yang berupa puji-pujian berkenan kepada-Mu, ya TUHAN, dan ajarkanlah hukum-hukum-Mu kepadaku.”

15. 1 Tawarikh 16:29

“Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan.”

16. 1 Tawarikh 29:17a

“Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.”

17. Keluaran 35:22

“Maka datanglah mereka, baik laki-laki maupun perempuan, setiap orang yang terdorong hatinya, dengan membawa anting-anting hidung, anting-anting telinga, cincin meterai dan kerongsang, segala macam barang emas; demikian juga setiap orang yang mempersembahkan persembahan unjukan dari emas bagi TUHAN.”

18. Mazmur 54:8

“Dengan rela hati aku akan mempersembahkan korban kepada-Mu, bersyukur sebab nama-Mu baik, ya TUHAN.”

19. Yunus 2:9

“Tetapi aku, dengan ucapan syukur akankupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatanadalah dari TUHAN!”

20. Mazmur 4:6

“Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN.”

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Ibadah

21. Mazmur 50:14

“Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada yang Maha Tinggi!”

22. Lukas 6:38

“Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

23. Imamat 19:5

“Apabila kamu mempersembahkan korban keselamatan kepada TUHAN, kamu harus mempersembahkannya sedemikian, hingga TUHAN berkenan akan kamu.”

24. Amsal 3:9-10

“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.”

25. Ezra 2:68-69

“Beberapa kepala kaum keluarga, tatkala datang ke rumah TUHAN yang di Yerusalem, mempersembahkan persembahan sukarela guna pembangunan rumah Allah pada tempatnya semula. Mereka memberi sumbangan sekedar kemampuan mereka untuk perbendaharaan guna pekerjaan itu sebanyak enam puluh satu ribu dirham emas, lima ribu mina perak dan seratus helai kemeja imam.”

Baca juga: Contoh Kata Pembukaan Ibadah Kristen

Ayat Alkitab Tentang Memberi Persembahan

ayat alkitab tentang memberi persembahan
ayat alkitab tentang memberi persembahan

Ayat-ayat Alkitab yang membahas tentang memberi persembahan memberikan dasar-dasar spiritual yang mendalam dalam praktik memberikan kepada Tuhan. Prinsip-prinsip seperti kegembiraan dalam memberi, ketulusan hati, dan memberi dengan sukacita adalah inti dari ajaran Kristen.

Meskipun tidak disertakan secara langsung, nilai-nilai ini tercermin dalam ajaran-ajaran Yesus dan ajaran-ajaran para rasul. Memberikan persembahan bukan hanya tentang memberikan materi, tetapi juga tentang memberikan hati dan dedikasi kepada Tuhan. Pengalaman memberi persembahan yang tulus dan dilandasi oleh iman membawa berkat spiritual dan mendekatkan hubungan dengan Tuhan.

1. Matius 6:31-33

“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”

2. 1 Tawarikh 29:9

“Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada Tuhan ; juga raja Daud sangat bersukacita.”

3. Ibrani 13:15

“Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.”

4. Mazmur 96:7-9

“Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa, kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan! Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! Sujudlah menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!”

5. Ibrani 13:15

“Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya.”

6. Lukas 16:10

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”

7. Amsal 28:27

“Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki.”

8. Amsal 11:24

“Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.”

9. Matius 6:19-21

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

10. Lukas 12:33-34

“Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

Baca juga: Ayat Alkitab Tentang Perpuluhan

11. Markus 12:41-44

“Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

12. Ulangan 16:16-17

“Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat Tuhan, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat Tuhan dengan tangan hampa, tetapi masing-masing dengan sekadar persembahan, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh Tuhan , Allahmu.”

13. Matius 23:23

“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.”

14. Matius 6:19-21

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

Baca juga: Doa Persembahan Perpuluhan

Atas semua nikmat yang sudah diberikan oleh Tuhan, sangat penting bagi seseorang untuk memberikan persembahan kasih. Tentu perlu melakukannya dengan hati yang tulus sehingga diterima oleh Tuhan. Pahami juga pada ayat Alkitab tentang persembahan kasih di atas.

Berikan persembahan yang terbaik dengan cara bersyukur kepada Tuhan. Ucapkan terima kasih kepada Tuhan sehingga hal ini bisa menjadi bukti bahwa seseorang telah beriman kepada Allah. Tentu hal ini perlu dilakukan agar hati terasa damai dan tentram.

Heru Siswanto

Heru Siswanto adalah orang yang sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan agama terutama Alkitab, renungan, doa, dan lagu rohani.